Minggu, 27 Februari 2011

Tiap Rabu Resto Ini Sajikan Menu Daging Singa

Ada juga menu taco daging python, buaya, rusa, kanguru dan ular berbisa.
 VIVAnews - Enam bulan sudah restoran Boca Tacos y Tequila menyajikan menu-menu eksotis. Daftar menu taco, makanan tradisional Meksiko menantang dicoba, seperti taco daging python, buaya, rusa, kanguru dan ular berbisa. Ada pula menu kodok, kura-kura, itik dan tiram asal Rocky Mountain.




"Kami menyajikan menu apa saja yang bisa kami dapatkan," ujar sang pemilik restoran, Bryan Mazon.            "Setiap Rabu restoran menyajikan sesuatu yang berbeda," ujarnya seperti dikutip Arizona Daily Star.

Dalam lama Facebooknya, resto Boca mulai menawarkan menu istimewa baru, taco isi daging singa Afrika sejak awal Januari lalu. Bagi yang berminat, harus memesannya paling lambat pukul 15.00 mulai 7 Februari lalu.

Ide menjual taco isi daging singa menurut Mazon tak lebih agar resto dan namanya tenar. Pasalnya, sebuah restoran Mesa il Vinaio menjual burger dengan bahan daging singa
Afrika sesuai tema saat pesta Piala Dunia lalu. Reservasi restoran penuh dan tak bisa menampung pesanan. Mazon pun beralasan  Asosiasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat (FDA) mengizinkan asalkan bukan hewan dilindungi.

Sebagian besar taco eksotis restoran Boca dijual berkisar antara US$3-US$4 atau sekitar Rp27-34ribuan. Tapi Taco isi daging singa akan dijual dengan harga dua kali lipat lebih mahal, US$8,75 atau sekitar Rp80ribu.

"Saya menginginkan agar orang-orang tahu bisa mendapatkan taco yang tidak ada di tempat lain," Bryan menambahkan. Koki yang akan memasak menu spesial tak lain adalah istrinya sendiri, Maria Jose Mazon. Pasangan ini mendatangkan daging singa Afrika dari sebuah peternakan di Perris, California dengan harga daging tenderloin US$400 atau 3,7 juta per pon dan US$ 100 untuk daging merah. (umi)

Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Australia

  
Pemerintah Inggris membangun penjara-penjara ini pada akhir abad 18 dan 19. Beberapa situs tersebut mengingatkan Australia pada masa lalu kelam mereka saat banyak orang dari Eropa datang terikat dengan rantai, divonis dengan hukuman 'pemindahan' atas kejahatan seperti pencurian sampai pembunuhan. Dari 11 situs yang terdaftar oleh UNESCO, lima ada di Tasmania, termasuk Port Arthur, yang berfungsi sebagai institusi penghukuman sampai 1877.


Cina

Terletak di Provinsi Henan, Monumen Bersejarah Dengfeng tersebar di sekitar Gunung Song, pusat pemujaan agama Tao. Ada 13 struktur bangunan dan situs kuno, termasuk Kuil Shaolin, tempat lahirnya Buddhisme Zen dan kung fu; Akademi Songyang, salah satu pusat pembelajaran tertua di Cina; dan Kuil Songyue, tempat berdirinya pagoda bata tertua di Cina. 






India

Jantar Mantar di Jaipur adalah observatorium bersejarah terbesar dan tertua yang ada di India. Keseluruhan bangunan ini terbuat dari batu lokal dan marmer. Dibangun pada awal 1700 oleh Maharaja Jai Singh II, peralatan di situs ini mengukur dan memprediksi peristiwa-peristiwa astronomi dengan ketepatan luar biasa. Yang paling menarik adalah Samrat Yantra, jam matahari setinggi 27 meter (masih akurat sampai dua detik) dan dua cekungan yang memungkinkan pengamat mengikuti pergerakan bulan .






Korea Selatan

 
Desa Hahoe dan Yangdong, keduanya di Provinsi Gyeongsang Utara, terpilih sebagai perwakilan utama budaya klan bersejarah di Korea. Rumah-rumah para kaum aristokrat yang terjaga dengan baik dan tertata, ruang belajar, dan akademi-akademi mencerminkan budaya Konfusius dari Dinasti Joseon; keindahan gunung-gunung yang mengelilinginya, padang rumput dan sungai yang menginspirasi banyak ode oleh para penyair dari abad 17 dan 18. Tradisi tarian topeng masih hidup sampai sekarang sejak 500 tahun lalu.


 

Sri Lanka

Terletak 2500 mdpl, kawasan Dataran Tengah terpilih sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO ke-delapan dari Sri Lanka karena nilai ekologisnya. Daerah pegunungan itu, yang meliputi tiga kawasan lindung, memiliki ekosistem unik. Pohon-pohonnya yang melingkar dan 'cebol' berbeda dari ketinggian pepohonan di hutan dataran rendah di sekitarnya. Hutan pegunungan ini menyimpan kekayaan flora dan fauna, termasuk mamalia yang nyaris punah, seperti langur (monyet kecil) berwajah ungu, loris Dataran Horton, dan leopard Sri Lanka.








Vietnam

Dibangun oleh Dinasti Ly pada abad 11, Benteng Kekaisaran Thang Long adalah pusat pemerintahan Vietnam selama 800 tahun. Benteng ini kemudian dibangun ulang oleh dinasti-dinasti penerusnya, dan diambil alih oleh Prancis pada 1888 yang kemudian menambahkan banyak bangunan pra-kolonial. Pada 2002, saat penggalian untuk pembangunan gedung parlemen yang baru, ditemukan 11 fondasi istana, sekitar 4 meter di bawah permukaan tanah, sisa-sisa pengadilan Dinasti Ly. Penggalian situs arkeologis yang masih terus berlanjut ini diprediksi sebagai yang terbesar di sejarah Asia Tenggara.

Gua dan Kuil Kin Kannon-do

Kuil Kin (Kannon), yang paling tidak ramah pejalan kaki dari tiga gua yang ada, memberikan kejutan dan sejarah yang unik. Sepatu jalan yang kuat, bukan sandal atau sandal karel, disarankan untuk mencegah terkilir atau jatuh saat menelusuri kedalaman gua.

Pada 1552, misionaris Buddha yang sedang berperjalanan dari Cina ke Jepang, diselamatkan dari kapal karam oleh para penduduk desa Kin dari taifun. Saat tinggal di sana, ia mendirikan Kuil Kin. Patung emas Buddha yang disumbangkan oleh misionaris itu duduk tersenyum di dalam gua.

Jalan turun menuju gua ini cukup curam, pegangan tangan disediakan di sepanjang tangga tapi tak lama sampai para pengunjung sampai di permukaan yang rata. Meski kering pun, jalan-jalan di gua ini bisa licin.

Sepanjang jalan, pengunjung bisa melihat hio yang dibakar dan ada persembahan-persembahan, menandakan pemujaan pada titik-titik sakral. Setelah Anda sampai pada permukaan tanah yang cukup datar, ada banyak keunikan-keunikan yang bisa dilihat.

Ada ribuan botol Tatsu Awamori (Sake khas Okinawa) berukuran 1,8 liter yang sengaja disimpan dan didinginkan di sejuknya kedalaman gua. Para pengunjung membayar ¥10 ribu per botol untuk menyimpan di rak-rak kayu yang berjejer di belakang gua selama 5 sampai 10 tahun. 

Botol-botol ini akan diberi label nama pemiliknya dan tanggal mulai disimpan. Beberapa orang bahkan menempelkan foto bayi atau pernikahan, lainnya hanya nama dan tanggal.

Para pemiliknya akan mengambil botol ini pada saat-saat istimewa, seperti kelulusan seorang anak, merayakan anak tumbuh dewasa, atau pesta peringatan tahunan.

Saat saya berjalan kembali ke puncak tangga yang licin, saya berhenti di depan patung Buddha yang tersenyum, seolah tengah menjaga harta karun di bawah dan berpikir, "Ya, saya juga akan tersenyum seperti itu."

Gua dan Kuil Kin Kannon-do, tel. +81 (0)98 968 2438 (Penyulingan Kin), buka tiap hari 9.00-17.0¥400. Fasilitas: kamar mandi dan toko suvenir. Parkir: di jalan sekitar dan belakang kuil. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Kuil Kin Kannon-do, kunjungi www.showcaves.com atau www.wonder-okinawa.jp.0,

Gua Gyokusendo

Hanya 10 km dari selatan Bandara Naha, gua ini bisa dicapai dengan bus atau mobil dalam waktu kurang dari satu jam. Gua Gyokusendo adalah sistem gua terbesar kedua yang ditemukan di Jepang dan memiliki jalur sempanjang 800 meter yang bisa dilalui pengunjung.

Gua ini memiliki sungai-sungai kecil, air terjun, stalaktit dan stalagmit yang sudah terbentuk sejak 300 ribu tahun lalu. Gua ini memiliki penerangan yang baik dan sangat memperhatikan keamanan para pengunjung.

Pegangan tangan berbahan metal dan jalur pejalan kaki membuat berjalan sepanjang 800 meter di gua ini mengasyikkan. Tetapi Anda tetap harus waspada. Ada titik-titik yang licin, tempat kelembaban terakumulasi pada tali-tali tambang.

Pendeteksi gerakan akan menyalakan lampu, gua pun hidup dengan warna-warna psikedelik yang terpancar pada lapisan es stalaktit di atas kepala. Gemericik air dari sungai kecil dan air terjun bisa terdengar di sepanjang gua dan, di beberapa tempat, kolam-kolam air itu memancarkan cahaya biru dari lampu-lampu yang dipasang secara strategis di bawah permukaan air.

Meski suasananya damai, menenangkan, dan sunyi, tidak butuh imajinasi lebih untuk membayangkan kemunculan tiba-tiba sesosok monster dari bentuk dan bayangan tak biasa dari bebatuan di gua ini. Para produser film pun pernah menjadikan gua ini sebagai lokasi syuting film Godzilla pada 1974.

Gua Gyokusendo, 9.00-18.30. (November-Maret: 9.00-18.00) ¥1,200 untuk gua and Okinawa World Village. Fasilitas: kamar kecil, toko suvenir, restoran. Parkir: gratis dan tak terbatas. Untuk info lebih lanjut tentang Gua Gyokusendo, kunjungi www.japan-guide.com atau www.okinawa-information.com.

 

  

Gua Bawah Tanah yang Dramatis di Okinawa

Oleh Michael Lynch

Pembaca CNNGo Michael Lynch menjelajahi gua-gua purba di Okinawa dan menemukan arus air yang bercahaya, stalaktit dengan warna-warna psikedelik serta botol-botol minuman.
  

Dengan suhu rata-rata tahunan mencapai 22 derajat Celsius dan lebih dari 2000 mm curah hujan per tahun, pulau Okinawa adalah lokasi yang sangat lembab untuk dikunjungi.

Berselancar angin, berenang, snorkeling, scuba dive, jet ski, dan boating adalah aktivitas populer di sini. Anda yang tidak tertarik dengan aktivitas-aktivitas air, ada lima situs UNESCO yang bisa dikunjungi, serta berbagai festival pada bulan-bulan hangat.

Seperti laiknya pulau-pulau tropis lainnya, akan ada hari-hari hujan atau hari yang sangat panas dan lembab, saat semua pejalan lebih memilih bersembunyi di kamar hotel mereka. Tapi itu bukan liburan!

Maka ikatlah tali sepatu jalan Anda dan kunjungi gua-gua bawah tanah ini...

Rabu, 23 Februari 2011

Tanpa Matahari, Kehidupan Bertahan Miliaran Tahun

Tanpa Matahari, Kehidupan Bertahan Miliaran Tahun 

Penelitian dari astrofisikawan Dorian Abbot dan Eric Switzer dari University of Chicago menemukan bahwa sumber panas dapat muncul dari proses pemecahan unsur radioaktif di dalam inti planet.
Panas itu mampu menjaga lautan agar tetap cair. Meskipun, kondisi itu hanya terjadi di bawah lembaran es tebal yang menutupi permukaan planet.
Es memang membuat permukaan planet tidak dapat didiami namun di bawah lapisan tersebut, kehidupan laut dapat berkembang dalam waktu tidak tertentu. Ilmuwan menamakan teori ini sebagai steppenwolf karena kehidupan itu seperti kawanan serigala yang berkeliaran di padang galaksi.
Namun, ilmuwan ini menolak berspekulasi soal bentuk kehidupan yang ada di sana meskipun setuju soal ukuran mikroskopik. Penelitian itu berfokus pada rasio planet antara 0,1 hingga 10 kali lebih besar dari bumi dengan fitur serupa.
Mereka mengklaim planet dengan jumlah air setara dengan bumi membutuhkan bobot 3,5 kali lebih besar dari bumi untuk bertahan hidup. Di sisi lain, planet dengan 10 kali jumlah air bumi memiliki bobot sepertiga dari planet manusia ini.
Planet Steppenwolf ini memiliki gunung api yang memancarkan karbon dioksida ke atmosfer. Gas tersebut akan membeku dan jatuh ke planet sebagai salju lalu melapisi dunia dengan selimut es kering.
Fenomena planet tanpa bintang terjadi ketika planet itu keluar dari orbit saat melewati bintang atau planet lain yang menyebabkan gaya gravitasi ekstrem.
 

Mamalia Apa Terkecil Dunia?

Mamalia Apa Terkecil Dunia? Mamalia ini bisa memanjat antardahan pohon sembari berburu serangga dan menghindari predator dengan bersembunyi di retakan minor pohon, tubuh kecil mungilnya sangat menguntungnya. Nyatanya, mamalia terkecil dunia seukuran kumbang. Berikut urutan mamalia kecil hingga terkecil dunia.
5. Pygmy Possum
Meski hewan ini tampak lebih berhubungan dengan chincilla dibanding kanguru, pygmy possum merupakan bagian keluarga marsupial, termasuk wombat, setan tasmania dan koala. Ukurannya berkisar 5-10 centimeter dan berat 10-45 gram.
Binatang malam yang menggunakan ekornya untuk bergantung di pohon ini dapat ditemui di Australia, Papua Nugini dan Indonesia. Menakjubkannya seperti dikutip lifeslittlemystery, selama musim dingin hewan ini mampu mengurangi metabolisme hingga titik tak butuh makan, gantinya ia mendapat nutrisi dari lemak yang tersimpan di ekor.
4. Tikus Tanah Amerika
Hewan ini memiliki berat 10 gram dan panjang 6,3 cm dengan ekor 2,5 cm. Hewan ini juga dikenal dengan tikus Gibb dan tinggal di hutan barat laut Amerika Serikat (AS) dan British Columbia. Seperti tikus tanah lainnya, mamalia ini memiliki kuku panjang, runcing, rata dan tajam untuk menggali.
Tikus ini juga kerap ditemukan mencari makan di permukaan tanah. Selain itu, tikus ini juga memanjat semak-semak untuk berburu serangga.
3. Pygmy Jerboa
Mamalia ini sempat menjadi sensasi di YouTube pada 2010. Hewan mungil ini mirip perpaduan tikus dan bayi kanguru. Makhluk imut ini merupakan tikus terkecil dunia yang memiliki berat tiga gram dan panjang 6,3 cm dan ekor 7,6-25,4 cm.
Jerboa merupakan binatang asli Pakistan dan Afganistan. Di Asia Tengah dan China saja terdapat 25 spesies tikus ini.
2. Tikus Tanah Etruska
Tikus ini memiliki berat kurang lebih dua gram. Tikus ini bisa tumbuh antara 3,8-5 cm, ketika ditambah dengan panjang ekornya, tikus ini memiliki panjang 5,8 cm. Tikus mungil ini memiliki nafsu makan yang besar bahkan makan dengan porsi dua kali ukuran tubuhnya tiap hari.
Selain itu, hewan ini memiliki detak jantung sangat cepat, yakni 25 detak per detik atau 1.500 detak per menit. Jika dibanding manusia, detak manusia hanya 72 kali per menit. Tikus ini dapat ditemui di Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika Utara, Tengah dan Selatan.
1. Kelelawar Kumbang
Mamalia terkecil dunia ini memiliki berat dua gram dan panjang 2,5-3,3 cm atau seukuran kumbang besar. Hewan ini ditemukan zoolog Kitti Thonglongnya pada 1974. Karenanya, hewan ini juga dikenal sebagai kelelawar hidung babi karena hidung merahnya seperti babi.
Mamalia ini tinggal di gua dalam hutan dan hanya ditemukan di area kecil barat Thailand dan tenggara Myanmar. Habitat kelelawar ini hancur karena perusakan hutan dan turisme. Hal tersebut membuat International Union for Conservation of Nature menyatakan hewan ini sebagai hewan terancam punah.